MasyaAllah... Ketika Ibadah UMRAH dari Sumber Yang Haram, Disadari Atau Tidak.. Wajib Baca!!
Dunia Islam
Umrah merupakan salah satu ibadah utama bagi seorang Muslim. Salah satu ibadah yang berbeda dari yang lain.
Bicara soal biaya umrah murah, penting sekali bagi setiap calon jamaah umrah untuk memperhatikan kehalalannya. ”Ibadah umrah, maupun ibadah-ibadah lainnya harus dilakukan dengan rezeki yang halal,” kata Prof Dr KH Didin Hafidhuddin.
Ketua Umum Baznas-Dompet Dhuafa Republika itu menegaskan, rezeki yang halal merupakan salah satu sarana untuk diterimanya ibadah. Ia mengutii sebuah hadits Nabi yang mengatakan, kalau seseorang berangkat umrah dengan rezeki yang halal, lalu mengucapkan talbiyah (labbaikallaaahumma labbaika), maka para malaikat menjawab, ”Kebaikan dan keselamatan bagi Anda. Umrah Anda mabrur dan makbul.” Namun, kalau ia berangkat umrah dengan rezeki yang haram, lalu mengucapkan kalimat talbiyah, maka para malaikat menjawab, ”La labbaika wa laa sa’daika (tidak ada keselamatan dan kebahagiaan bagi Anda). Umrah Anda ditolak.”
Jangankan ibadah umrah. Bahkan berdoa pun tidak akan dikabulkan oleh Allah, kalau kita makan rezeki yang haram. Rasul menggambarkan, ada orang yang sungguh-sungguh sekali berdoa, namun ia makan yang haram, minum yang haram, mengenakan pakaian yang haram, dan dikenyangkan oleh barang-barang yang haram, bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?
Banyak muslim yang tidak menyadari hal ini, namun tidak sedikit juga yang menyadarinya dengan alasan tertentu.
Jadi, tegas Kiai Didin, rezeki yang halal sangat penting diperhatikan oleh setiap Muslim, termasuk mereka yang akan menunaikan ibadah umrah/haji. Halal itu berarti cara mendapatkannya maupun prosesnya. ”Cara mendapatkan rezeki tersebut harus halal, kemudian dibersihkan dengan membayar zakat, infak dan sedekah (ZIS), barulah digunakan untuk membayar biaya umrah/haji,” tandas KH Didin Hafidhuddin.
sumber : travel-umrah-murah-jakarta.blogspot

Komentar
Posting Komentar